Pilarupdate.com — Bandara Dhoho Kediri, yang terletak di Jawa Timur, menjadi salah satu pintu gerbang penting untuk mengakses salah satu daerah yang kaya akan sejarah dan budaya di Indonesia. Sebagai sebuah kota yang terus berkembang, Kediri memiliki banyak potensi wisata yang belum sepenuhnya tereksplorasi. Dalam hal ini, promosi wisata melalui Bandara Dhoho Kediri dapat menjadi langkah strategis untuk memperkenalkan kekayaan wisata yang dimiliki kota ini kepada dunia.
Pembangunan dan pengoperasian Bandara Dhoho Kediri, yang merupakan bandara internasional pertama di Kediri, membuka peluang besar bagi sektor pariwisata di kota ini. Dengan adanya akses penerbangan langsung, baik domestik maupun internasional, wisatawan dapat lebih mudah menjelajahi berbagai destinasi menarik di Kediri dan sekitarnya. Namun, untuk memaksimalkan potensi wisata ini, promosi yang efektif sangat dibutuhkan. Lantas, bagaimana Bandara Dhoho Kediri dapat menjadi jembatan untuk memajukan sektor pariwisata di Kediri?
1. Meningkatkan Aksesibilitas Wisatawan ke Kediri
Salah satu tantangan terbesar yang dihadapi sektor pariwisata di Kediri adalah aksesibilitas. Sebelumnya, untuk menuju Kediri, wisatawan harus melewati perjalanan panjang melalui jalur darat. Meskipun Kediri terletak relatif dekat dengan Surabaya dan Malang, perjalanan melalui darat memakan waktu yang tidak sedikit, sehingga bisa menjadi faktor penghambat bagi wisatawan yang ingin mengunjungi destinasi-destinasi di Kediri.
Dengan adanya Bandara Dhoho Kediri, aksesibilitas menjadi lebih mudah dan cepat. Bandara ini diharapkan bisa menghubungkan Kediri dengan kota-kota besar di Indonesia, seperti Jakarta, Surabaya, Bali, dan Yogyakarta, serta kota-kota internasional seperti Singapura dan Kuala Lumpur. Dengan penerbangan langsung, wisatawan dapat lebih mudah datang ke Kediri dan mengunjungi berbagai tempat wisata yang ada di sana.
Aksesibilitas yang lebih baik ini tidak hanya mempermudah wisatawan domestik, tetapi juga membuka peluang bagi turis internasional untuk mengunjungi Kediri. Hal ini tentunya dapat meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan yang pada gilirannya akan meningkatkan sektor ekonomi, terutama di bidang perhotelan, restoran, dan sektor-sektor lain yang berhubungan dengan pariwisata.
2. Promosi Wisata yang Terpadu dan Terintegrasi
Dengan beroperasinya Bandara Dhoho Kediri, sudah saatnya bagi pemerintah daerah dan pelaku industri pariwisata di Kediri untuk menyusun strategi promosi yang lebih terpadu dan terintegrasi. Bandara tidak hanya menjadi tempat transportasi, tetapi juga merupakan titik awal bagi wisatawan untuk memulai perjalanan mereka di sebuah kota atau daerah.
Promosi wisata melalui Bandara Dhoho Kediri bisa dilakukan dengan berbagai cara, antara lain:
Pemasangan Materi Promosi di Bandara
Pemasangan brosur, banner, dan video promosi tentang destinasi wisata di Kediri di area keberangkatan dan kedatangan Bandara Dhoho sangat efektif untuk menarik perhatian wisatawan yang baru datang atau akan berangkat. Penggunaan digital signage dan layar informasi yang menampilkan destinasi-destinasi utama di Kediri akan sangat membantu. Misalnya, menampilkan keindahan alam Gunung Kelud, wisata religi seperti Makam Sunan Drajat, atau wisata budaya di Candi Surawana dan Candi Tondowongso.
Kerja Sama dengan Maskapai Penerbangan
Untuk meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan, kerja sama antara pemerintah daerah Kediri dan maskapai penerbangan sangat diperlukan. Salah satu bentuk kerja sama yang bisa dilakukan adalah dengan menawarkan paket wisata spesial bagi wisatawan yang membeli tiket pesawat menuju Kediri. Ini bisa meliputi paket tur yang mencakup kunjungan ke berbagai tempat wisata di Kediri, baik berupa wisata alam, budaya, maupun kuliner.
Program Welcome Package untuk Wisatawan
Setibanya wisatawan di Bandara Dhoho Kediri, mereka bisa diberikan welcome package yang berisi informasi tentang wisata lokal, peta, voucher diskon di restoran atau hotel, serta suvenir khas Kediri. Hal ini akan memberikan kesan positif bagi wisatawan yang baru pertama kali datang dan bisa meningkatkan niat mereka untuk mengeksplorasi lebih banyak tempat wisata di Kediri.
Penyediaan Informasi Wisata yang Mudah Diakses
Di era digital seperti sekarang ini, wisatawan cenderung mencari informasi melalui ponsel pintar mereka. Oleh karena itu, penting untuk memiliki aplikasi mobile yang memudahkan wisatawan mendapatkan informasi terkait tempat wisata, penginapan, kuliner, hingga event-event lokal yang sedang berlangsung di Kediri. Bandara Dhoho bisa menjadi titik penghubung untuk mengenalkan aplikasi ini melalui pemasangan QR code yang dapat dipindai oleh wisatawan yang baru datang.
3. Meningkatkan Kualitas Infrastruktur Pariwisata
Selain promosi, peningkatan infrastruktur pendukung pariwisata di Kediri juga menjadi hal yang tidak kalah penting. Bandara Dhoho Kediri dapat menjadi katalisator untuk mendorong pembangunan infrastruktur yang mendukung sektor pariwisata. Infrastruktur ini mencakup berbagai hal, seperti:
Transportasi Lokal
Untuk memastikan wisatawan dapat mengakses berbagai destinasi wisata dengan mudah setelah tiba di bandara, perlu adanya jaringan transportasi yang terintegrasi dengan baik. Ini bisa berupa layanan transportasi umum seperti bus wisata, taksi, hingga layanan transportasi berbasis aplikasi (ride-hailing). Penyediaan transportasi yang mudah diakses akan memudahkan wisatawan untuk menjelajahi Kediri tanpa harus khawatir tentang masalah transportasi.
Akomodasi dan Fasilitas Wisata
Ketersediaan akomodasi yang berkualitas juga sangat penting untuk menunjang pariwisata di Kediri. Oleh karena itu, pembangunan hotel, guest house, hingga vila dengan fasilitas yang memadai perlu terus didorong. Selain itu, pengembangan fasilitas pendukung seperti pusat oleh-oleh, restoran, kafe, dan tempat-tempat rekreasi juga menjadi faktor yang akan mempengaruhi kenyamanan wisatawan.
4. Pengenalan Keunikan Budaya dan Wisata Alam Kediri
Kediri dikenal dengan kekayaan budaya dan alamnya yang luar biasa. Dalam promosi wisata, sangat penting untuk menonjolkan keunikan ini. Beberapa destinasi yang bisa dipromosikan melalui Bandara Dhoho Kediri antara lain:
Gunung Kelud
Sebagai salah satu gunung berapi yang terkenal di Indonesia, Gunung Kelud menyajikan pemandangan alam yang menakjubkan dan merupakan destinasi favorit bagi wisatawan yang menyukai petualangan. Pengunjung dapat menikmati keindahan alam di sekitar kawah dan menikmati udara sejuk di kawasan ini.
Candi Surawana dan Candi Tondowongso
Kediri juga memiliki situs-situs sejarah yang sangat menarik, seperti Candi Surawana dan Candi Tondowongso. Candi-candi ini menjadi bukti peradaban masa lalu yang kaya dan menawarkan pengalaman wisata edukasi yang tak terlupakan.
Wisata Religi
Makam Sunan Drajat, salah satu Wali Songo yang terkenal, juga menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan yang tertarik dengan sejarah agama Islam di Indonesia. Mengunjungi makam ini memberikan pengalaman spiritual dan wisata sejarah yang mendalam.
5. Mengoptimalkan Potensi Pariwisata Kediri melalui Bandara Dhoho
Bandara Dhoho Kediri merupakan salah satu aset penting yang dapat mempercepat perkembangan sektor pariwisata di Kediri. Melalui promosi yang efektif, peningkatan infrastruktur, dan pengenalan budaya serta alam lokal, Kediri berpotensi menjadi salah satu tujuan wisata utama di Jawa Timur.
Namun, untuk mewujudkan hal tersebut, diperlukan kerja sama antara pemerintah, pelaku industri pariwisata, dan masyarakat setempat untuk menciptakan pengalaman wisata yang berkualitas dan menyenangkan bagi para pengunjung. Dengan strategi promosi yang tepat, Bandara Dhoho Kediri dapat menjadi pintu gerbang yang membuka peluang besar bagi pertumbuhan sektor pariwisata di Kediri dan mendongkrak perekonomian daerah secara keseluruhan.
